15 Mei 2009

bandwith indonesia

Bandwith

rasanya hal ini telah berulang2 saya keluhkan melalui tulisan2 saya disini, yaitu masih buruknya pelayanan bandwith di negri ini, namun kini tulisan dengan tema yang sama muncul lgi, sebenarnya apa yang beda?? silahkan baca selengkapnya ;)


VIVAnews - Di sela kunjungannya ke Indonesia, CEO Microsoft Steve Ballmer menyempatkan diri untuk menjamu makan siang sejumlah tokoh bisnis. Pada kesempatan itu, ia mengatakan, bandwidth di Indonesia perlu diperbesar karena akan mampu menumbuhkan sejumlah industri.

Pendapat Ballmer itu diungkapkan Ketua Komite Telekomunikasi Kadin Anindya Bakrie usai mengikuti jamuan makan siang bersama CEO Microsoft di Hotel Shangri-la, Jakarta, Senin, 11 Mei 2009.

“Ballmer menilai besaran bandwidth di Indonesia masih rendah. Harus segera dipersiapkan dari sekarang infrastruktur untuk mendukung peningkatannya. Memang operator-operator kini sedang mengarah ke sana, tetapi saat ini harganya masih mahal,” ujar Anindya.

Anindya mengaku banyak belajar dari revolusi tarif suara di industri telekomunikasi. Menurutnya, infrastruktur yang memadai harus benar-benar ready untuk dapat menerima bandwidth yang besar.

“Kita belajar dari revolusi tarif suara. Ketika itu, begitu tarif turun, jumlah pelanggan dari 20 juta melesat jadi 100 juta pelanggan sekarang ini. Karena itu, untuk menyambut bandwidth yang diperbesar juga harus siap menjaga kualitas layanannya,” jelasnya.

Steve Ballmer, yang menjabat CEO Microsoft sejak Januari 2000 itu, juga mengatakan bila bandwidth untuk akses data diperbesar akan merangsang pertumbuhan berbagai industri yang terlibat di dalamnya.

“Menurut Ballmer, bila akses data diperbesar, otomatis sejumlah industri seperti konten, perangkat genggam, dan industri-industri lainnya akan turut berkembang,” papar Anindya.

“Bila diibaratkan, bandwidth itu jalan tol. Selain harus disiapkan mobilnya, misalnya notebook-nya, konten, atau tempat peristirahatan di jalan tol, juga harus matang dipersiapkan. Nah, apabila ini semua dilakukan secara bersamaan, bukan saja memperbesar pemakaian internet, hal ini juga dapat menumbuhkan industri-industri lainnya,” ucap Anindya.

VIVAnews

3 komentar:

  1. pancaen parah kok internet indonesia..
    walaupun hekernya matafh..


    hehe

    BalasHapus

 

lafalofe Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates