04 Mei 2015

Obral Buku IT, Inspirasi, Sosial, Tutorial, dan Bisnis milik pribadi

Yey! it's already passed one year since i write here.. Memang butuh waktu lama untuk kembali menulis disini, bukan tidak ingin, tapi balik lagi, alasan kesibukan masih menjadi excuse yang paling sakti.

Sekarang saya kembali! tapi bukan berbagi inspirasi dan teori seperti biasa, tapi untuk jualan!! namun tenang, sobat... apa yang saya jual juga balik lagi bukanlah sekedar jualan biasa, masih terhubung dengan habits disini, yakni: Berbagi inspirasi dan Teori dengan menjual buku-buku koleksi saya yang tidak lagi dibaca dan tidak sempat dibaca sama sekali. Apa saja buku-buku yang saya jual melalui post ini?


  1. AA Gym: Mengapa Berpoligami
  2. Cara Mudah Editing Video dengan Ulead Studio Video
  3. The Heart Against Al Qaeda
  4. Notes From Qatar
  5. Trik Membuat Web Template dengan PHP & CSS
  6. Donald Miller Thousand Years
  7. Dasar Pemgrogman Python
  8. Habibie & Ainun
  9. Panduan Lengkap Corel Draw X4
  10. Animasi Interaktif Action Script 3.0 pada Flash CS5
  11. Kreasi Efek dan Animasi teks dengan Flash CS3
  12. HR Harapan Rakyat
  13. Deep Thinking: Bagaimana seorang muslim berfikir
  14. Belajar pemrogramman dengan bahasa C++ dan Java
  15. Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya 3
  16. Sex After Dugem
  17. Panduan Mudah Desain Web Professional
  18. Chairul Tanjung si Anak singkong
  19. Motivasi atau Mati
  20. Pilihan Investasi paling maknyuss
  21. Membangun Aplikasi berbasis windows dengan visual basic.net
  22. Kisah Inspiratif 3 Kick Andy
  23. Membuat Special Effect dengan 3D Studio Max
  24. 3ds Max 2010
  25. Modeling Karakter Animasi Kartun 3D dengan 3ds Max 2010
  26. Linux System Administrator

Mungkin timbul pertanyaan dihati sobat, mengapa saya memutuskan untuk menjual buku-buku tersebut? Ada satu frase yang menggelitik saya untuk memutuskan hal ini: Knowledge is Power! yang berarti pengetahuan adalah sumber kekuatan.

Tentu kita semua setuju apabila buku dikatakan sebagai jendela pengetahuan? maka dengan menjual buku-buku ini kepada sobat maka saya berharap pengetahuan yang ada dan alhamdulillah telah terserap oleh saya dari buku ini dapat ditularkan ke sobat2 semua sehingga Indonesia bisa menjadi lebih kuat dengan masyarakat yang memiliki pengetahuan baik.

Lantas mengapa dijual? Bukan disumbangkan? salah satu kawan karib saya menanyakan hal itu. Jawabannya adalah simple: Kita lebih menghargai apa yang kita beli daripada kita dapatkan secara gratis. iya apa iya? selain itu, sobat yang berminat membeli buku diatas tentu saja yang memang membutuhkan dan berniat keras untuk membacanya, bukan begitu? karena itu jauh lebih baik saya melepas buku-buku kesayangan saya ini kepada orang yang berminat dan memiliki usaha untuk mendapatkannya, daripada yang bisa mendapatkannya secara gratis namun sebenarnya hanya ingin tahu untuk kemudian bosan memahami #curcol :)

Okelah... lalu bagaimana dengan harganya? untuk mendapatkan ke-26 buku diatas, sobat cukup hanya menebus dengan uang Rp. 1 Juta rupiah. Kemahalan? Tenang! Negotiable kok... seperti yang saya katakan diatas, semua tergantung effort teman2 sendiri ;) jika berminat, silahkan layangkan penawaran langsung ke farisbill@icloud.com (email pribadi saya), ya?

Baiklah itu saja mungkin postingan kali ini, semoga bermanfaat daaaaaaaannn..... ada yang jeli ga? coba lihat deh foto buku diatas, ada 26 buku kah? hehehee.... tidak kan?! namun okelah, ini 4 buku tambahannya:





Baiklah... terimakasih, demikianlah post kali ini mengenai jual buku pribadi yang memang sudah tidak di baca lagi.. :D
Selengkapnya

14 April 2014

Zalora mob Apps: Senjata gaya diminggu ini


Wah sudah lama sekali tidak update di blog ini ya, sebab ada banyak projects diluar sana yang menuntut perhatian lebih, ditambah status saya yang masih menjabat CEO, bukan Chief Executive Officer sih, tapi Chief Everything Officer, jadi... i'll let you to guess.. yap! dua tangan satu kepala dan dua kaki aja nih ya kerja buat nyelesain setumplek projects diluar sana, kalau sudah beres semua nanti saya share disini deh friend!

Nah! saat ini saya mau share aja nih informasi rahasia top secret :p tapi bukan info politik terkait siapa yang bakal jadi orang nomor satu di indonesia, bukan juga informasi heartbleed yang mengguncang jagad internet dan dianggap sebagai serangan internet terbesar sepanjang sejarah karena berhasil nembus benteng yang dianggap selama ini paling aman, melainkan informasi tentang promo terbaru zalora indonesia (zalora.co.id) karena saat ini saya berkesempatan berkerja sama dengan pihak zalora terkait campaign ini.

Apa itu promonya? simple aja kok "Setiap User yang mendownload mobile application android dan/atau iPhone serta iPad via link: http://bit.ly/1inq26d akan mendapat potongan diskon khusus 20% tiap membeli produk mereka melalui mob. apps via link itu dan masukkan coupon 'ZIOSS' (tanpa tanda kutip) setiap melakukan checkout. simple kan? yaa iyalah simple... karena itu saya share di blog yang belakangan mulai mati suri ini, namun kedepan saya akan mulai nulis lagi kok, meski bukan di blog ini tapi di portal berita saya: Kabarnesia.com :)

btw ada yang belum tau zalora? walaah please deeh... pasti jarang facebookan ya? :p kalau sering facebookan pasti sering liat iklan dari zalora. belum pernah liat? beneran? yaudah... jadi zalora itu adalah situs ecommerce fashion terbesar di Indonesia yang menjual beragam baju, celana, tas, jam, dan produk fashion lainnya dengan sistem terintegrasi baik dan tentu saja terpercaya (saya udah pernah ke kantornya lho di bidakara tapi lupa narsis, hehehe) :p
Selengkapnya

16 Oktober 2013

Pelanggan bukan raja tapi saudara (Konsep kembangkan loyalitas pelanggan untuk hadapi persaingan bisnis)

Sering mendengar istilah “Pelanggan adalah Raja”? Banyak pihak berpendapat kalau istilah itu menekankan pada pentingnya melayani pelanggan atau konsumen sebaik mungkin hingga memperlakukannya seperti seorang raja yang segala kebutuhannya patut kita layani. Namun benarkah konsep atau filosofi itu dapat diimplementasikan dengan baik kedalam keseharian bisnis? Atau istilah itu sebenarnya hanya trik marketing yang sebatas basa-basi belaka?

Pada hakikatnya konsep pelayanan pelanggan adalah raja itu bagus dan benar karena meletakkan pelanggan sebagai prioritas tertinggi dari bisnis yang kita jalani. Namun pada kenyataannya dalam sebuah bisnis kita tidak hanya melayani pelanggan saja, tetapi keseluruhan stakeholder yang terkait dengan bisnis yang kita jalani, sebut saja investor, partner, bahkan karyawan juga perlu untuk kita layani dengan baik untuk keberlangsungan bisnis yang kita jalani.



Mungkinkah kita dapat melayani mereka semua sebagai seorang raja? Hakikatnya seorang raja adalah pribadi satu-satunya yang kita hormati bahkan pada tingkat sangat tinggi dalam satu waktu, sementara dalam satu waktu kita dapat melayani beberapa pelanggan, bagaimana cara melayani “raja-raja” tersebut dalam waktu yang sama dengan porsi yang sama besar selayaknya kita melayani raja? Bagaimana jika ada konflik kepentingan diantara “raja-raja” itu? Misalnya ingin didahulukan pelayananannya dibanding pelanggan yang lain?

Selain itu raja juga berarti seorang pribadi yang kita sangat takut kehilangannya atau jika kita kehilangan seorang raja maka akan terjadi kekacauan luar biasa yang berimbas pada runtuhnya kerajaan bisnis kita, bagaimana jadinya jika ada sebuah konflik antara pelanggan yang diposisikan sebagai raja oleh kita ini berkonflik dengan pihak yang berkontribusi banyak terhadap bisnis kita? Padahal pelanggan ini merupakan pihak yang salah? Relakah kita kehilangan pihak yang sangat berkontribusi tersebut demi seorang “raja” yang ternyata salah?! Merepotkan sekali nampaknya jika kita memposisikan pelanggan sebagai raja, bagaimana jika kita posisikan pelanggan sebagai saudara?

Pelanggan sebagai saudara? Ya! “Pelanggan sebagai saudara” merupakan konsep dari CRM (Customer Relationship Management) yang penulis ingin kenalkan ke khalayak melalui essay singkat ini. Konsep CRM “Pelanggan sebagai saudara” menurut penulis lebih menekankan pada rasa saling membutuhkan dan menghargai antara pelanggan dan penyedia barang/jasa. Berbeda dengan konsep pelanggan adalah raja, konsep pelanggan adalah saudara justru membangun rasa memiliki dan menghargai serta membutuhkan yang sifatnya dua arah dan saling membangun satu sama lain yang kedepannya akan meningkatkan loyalitas pelanggan kepada penyedia barang/jasa (produsen) dan pada tingkat yang lebih lanjut bisa menjadi mesin viral marketing serta pelindung dari brand sebuah bisnis.

Apabila kita meletakkan pandangan bahwa pelanggan adalah saudara sudah pasti kita akan memberikan yang terbaik dari sebuah produk atau jasa, kita akan lebih tulus melayani pelanggan karena kita tidak menganggap mereka sebagai raja yang justru menjadi beban melainkan sebagai saudara yang kita harapkan produk atau jasa kita dapat memberikan manfaat yang sangat besar untuknya, tidak akan ada lagi aksi untuk menipu pelanggan atau memberikan sesuatu yang buruk kepada pelanggan karena pelanggan adalah saudara kita. Dilain sisi pelanggan juga merasa perlu untuk menjadikan kita sebagai referensi utama jika mereka memerlukan barang/jasa yang kita sediakan karena mereka merasakan ketulusan dan nuansa intim dalam tiap pelayanan yang kita berikan kepada mereka.

Pengaruh budaya high context

 Konsep pelayanan pelanggan sebagai saudara menjadi lebih diuntungkan dengan kondisi budaya masyarakat asia (termasuk Indonesia) yang menganut budaya high context. Budaya high context sendiri merupakan budaya yang menekankan pada pentingnya arti kekerabatan, semakin dekat secara personal maka akan semakin dipercaya.

Pengaruh budaya high context pada dunia bisnis Indonesia sangat kuat, hal ini terbukti dengan seringnya kita memberikan atau menerima proyek dari pihak yang cenderung dekat dengan kita, apakah itu teman, sahabat, ataupun keluarga. Dengan semakin dekatnya kita kepada pelanggan, bahkan hingga memposisikannya sebagai saudara, bisa dibayangkan apa yang mereka bisa perbuat untuk kita sebagai pelaku bisnis dalam menghadapi ketatnya persaingan yang ada?

Investasi pelayanan pelanggan sebagai saudara ini memang memerlukan proses yang tidak sebentar, sebab menjalin sebuah hubungan kepercayaan dan kekerabatan tidak bisa secepat menandatangani MoU lantas kepercayaan dan kekerabatan itu serta merta bisa diraih. Butuh proses panjang tak kenal lelah dan kontinuitas serta konsistensi tingkat tinggi untuk mempertahankan standar pelayanan kepada pelanggan hingga mereka menyadari bahwa kita memposisikan mereka sebagai saudara.  

Implementasi kongkrit dari konsep pelayanan pelanggan adalah saudara


Setiap konsep berpikir seharusnya memiliki butir-butir nilai yang dapat di aplikasikan, terkait dengan konsep “pelanggan adalah saudara” ini apa saja yang mungkin bisa dilakukan oleh pelaku bisnis?

  1. Selalu berfikir akan manfaat saat membuat sebuah produk atau jasa. Pengusaha sejatinya bukanlah orang yang mengusahakan uang mengalir deras ke kantongnya, namun pengusaha adalah pribadi yang mengusahakan orang lain mendapatkan manfaat dari apa yang dibuatnya. Contohnya seorang tukang bakso yang hanya berpikir untuk mengalirkan uang ke kantongnya dapat menghalalkan segala cara dengan menggunakan bakso daging tikus atau berformalin, namun tukang bakso yang berpikir akan manfaat akan memilihkan daging dan bahan terbaik untuk membuat bakso yang akan dikonsumsi oleh pelanggan yang di posisikannya sebagai saudara itu. Kita tidak mungkin meracuni saudara kita sendiri, bukan? 
  2. Asah ingatan kita untuk mengingat satu persatu nama pelanggan setia kita. Konsep ini sebenarnya telah diaplikasikan oleh banyak pedagang angkringan yang menjajakan nasi kucing. Salah seorang pedagang angkringan yang kebetulan juga teman saya pernah mengatakan kalau inti dari pelayanan mereka sebenarnya adalah mengingat satu persatu nama dari pelanggan yang telah mampir ke warung mereka lebih dari satu kali, dari hal itu mereka membangun nuansa keakraban dan kekeluargaan yang meneduhkan pelanggan sehingga mereka betah berlama-lama disana untuk terus membeli produk angkringan itu. Kita tidak mungkin tidak ingat nama saudara kita, bukan?
  3. Buat database mengenai pelanggan kita. Hal ini merupakan pengembangan dari poin 2 diatas, database pelanggan merupakan hal penting bukan untuk membanjiri mereka dengan promosi-promosi brutal yang berakhir dengan spam, melainkan membangun relasi yang lebih akrab dengan mengirimkan ucapan selamat di hari spesial pelanggan kita atau sekedar menanyakan kabar jika mereka sudah lama tidak membeli produk kita. Kalau bisa bangun komunikasi dua arah yang kondusif dan ramah agar muncul rasa nyaman dari pelanggan dan kesadaran mereka akan kepedulian kita.
  4. Layani mereka dengan senyum ketulusan. Sebuah kutipan mengatakan kalau senyuman adalah jarak terdekat dari kedua insan, senyuman dapat melahirkan nuansa keakraban yang sangat dalam bahkan dengan orang yang baru kita kenal. Latihlah diri sendiri untuk senyum tulus kepada pelanggan dan jika sudah memiliki pegawai maka jadikan diri kita sebagai panutan dari senyum ketulusan, ajarkan pegawai, bangun nuansa positif agar ketika mereka melayani pelanggan bisa penuh dengan dedikasi dan suka cita.
  5. Layani protes pelanggan dengan komprehensif. Ini merupakan poin penekanan dari konsep pelayanan pelanggan sebagai saudara. Protes pelanggan adalah sebuah keniscayaan dan sebuah hal yang wajar jika mereka protes dengan produk atau pelayanan yang diberikan. Hal yang membedakan adalah cara kita melayani protes mereka. Sebagai saudara, apa yang anda lakukan ketika saudara anda protes kepada anda? Tentu saja anda tidak langsung memberikan apa yang diinginkan oleh mereka bukan? Hal yang paling lazim adalah berbicara 4 mata dari hati kehati mengenai permasalahan yang terjadi untuk mencari solusi yang terbaik untuk bersama. Pelanggan sebenarnya membutuhkan perhatian lebih ketika mereka protes, bukan mekanisme singkat dengan memberikan kompensasi setara apa yang mereka inginkan begitu saja.

Setelah membaca 5 poin sederhana diatas mungkin terpikir di benak anda, apakah cukup memenangkan ketatnya persaingan bisnis hanya dengan mengimplementasikan 5 hal tersebut? Tentu tidak! Ada beberapa hal lain yang perlu di perhatikan, seperti:

  1. Inovasi yang tanpa henti untuk terus mengembangkan kualitas dan kemampuan produk atau jasa dalam menjawab tuntutan perubahan zaman. Karena sebuah bisnis tanpa inovasi bagaikan anak bayi yang terus menjadi bayi.
  2. Strategy marketing yang terukur dengan membuat iklan-iklan di media ataupun menyelenggarakan event demi kepentingan Aktivasi dari brand untuk makin menancapkan citra positif kepada pelanggan dan calon pelanggan.
  3. Lakukan ekspansi koorporasi dengan langkah akuisisi perusahaan lain, menggandeng investor, dan hal lainnya.
  4. Berusaha untuk menguasai rantai produksi. Kalau bisa kita harus kuasai rantai produksi dari hulu ke hilir untuk menekan biaya produksi.
  5. Diversifikasi. Jika bisnis kita telah stabil dan sistem yang ada telah berjalan baik, maka langkah ini bisa dilakukan untuk meraih pasar di sektor lain yang potensial.

Meskipun banyak cara lagi yang dapat disebutkan untuk memenangkan ketatnya persaingan bisnis, namun tetaplah inti dari itu semua adalah bagaimana pelaku bisnis memperlakukan pelanggan mereka, sebab dari pelanggan itulah diperoleh sumber daya pendanaan untuk menjalankan roda bisnis dan ekspansi bisnis kedepan.

Oleh:
Faris Biladi (blogger lafalofe)
Untuk sebarkan inspirasi pada kontes essay:  www.ciputraentrepreneurship.com 
Demi Indonesia yang sejahtera dan makmur bermental wirausaha.
Selengkapnya

28 Juni 2012

Download Blackberry emulator atau Blackberry simulator


Blackberry memang bukan sistem operasi nomer satu lagi di ranah aplikasi mobile, blackberry makin terseok dengan lecutan sistem operasi android besutan google yang bersaing ketat dengan sistem operasi iOS besutan raksasa gadget dunia, Apple

Tetapi blackberry juga masih bisa dikatakan favorit karena masih digunakan oleh banyak orang. Software-software atau aplikasi yang dibuat untuk sistem operasinya pun masih boleh dikatakan tak sepi di blackberryappworld

Nah, apabila anda adalah seorang pecinta gadget dan teknologi namun belum ingin memiliki perangkat blackberry, anda bisa coba mengeksplorasi sistem operasinya dengan mendowonload sebuah applikasi bernama Blackberry emulator atau Blackberry simulator

Apa itu blackberry emulator atau blackberry simulator?

Blackberry emulator atau Simulator adalah software virtual machine yang memungkinkan anda untuk mengeksplorasi sistem operasi blackberry menggunakan sistem operasi windows. Singkatnya gini, blackberry emulator ini adalah aplikasi yang kalau kita gunakan bisa membuat kita menjalankan aplikasi-aplikasi blackberry layaknya memiliki perangkat blackberry.

Dengan software blackberry emulator/simulator ini, anda seperti layaknya orang yang memiliki perangkat blackberry namun tanpa memiliki perangkatnya. intinya, anda bisa coba-coba dulu untuk menggunakan "blackberry" dengan aplikasi ini sebelum anda membeli yang asli, istilahnya untuk latihan lah :)

Oiya, blackberry simulator atau blackberry emulator ini menurut saya bisa jadi adalah aplikasi wajib bagi pengembang software blackberry yang ingin membuat aplikasi blackberry dan merilis atau menjualnya di blackberry appworld. karena dengan tanpa memiliki perangkat blackberry pun anda bisa membuat aplikasi blackberry yang diuji (ditest) di emulator ini, serta apabila anda memiliki perangkat blackberrypun anda bisa menggunakan aplikasi ini saat pengujian aplikasi anda :)

Jika anda tertarik, silahkan download disini

ps: If this software's sharing against the term of law, let me know, send your message to lafablog@gmail.com

Oke selamat menikmati software blackberry emulator atau blackberry simulator ini, semoga bisa bermanfaat, terutama kalau anda adalah pengembang software blackberry :)
Selengkapnya

25 Juni 2012

Cek pengguna router tplink

router,wireless,tplink

Apabila anda menggunakan router wireless bermerk TPLINK dan kebetulan dipercaya sebagai admin jaringan (network administrator) dari jaringan router wireless ini, tentu sebagai admin anda perlu mengetahui siapa saja yang online dan menggunakan jaringan router wireless TPLINK anda

Hal itu penting, mengingat bisa aja suatu waktu ada penyusup masuk dan asoy geboy dengan bandwith yang anda beli dengan darah dan nanah #lebay :D Selain dari mengawasi penyusup, dengan mengetahui siapa saja yang online dan menggunakan router wireless TPlink anda, bisa juga sebagai salah satu informasi bermanfaat dalam hal melakukan pengaturan bandwith secara adil dan merata :)

Oke langsung aja yuk, gimana sih cara ngecek siapa aja yang menggunakan wireless router kita?

  1. Masuk dan login ke halaman admin tplinknya ya? taukan alamatnya? itu lhoo (kalau saya sih) tplinklogin.net
  2. Abis itu klik menu DHCP yaa
  3. Lalu klik lagi DHCP client list




ta..daa... dan nampaklah manusia-manusia yang sedang menikmati sedotan demi sedotan bandwith yang anda beli dengan darah dan nanah itu, hahahahaa.....


Oke, begitulah artikel bagaimana memeriksa siapa saja yang sedang online melalui wireless router tplink kita, disini cukup jelas keterangannya, mulai dari nama komputer (Client Name), MAC Address, IP yang terdaftar (Assigned IP - biasanya berdasarkan urutan IP yang available disediakan oleh sang router) dan Lease Time

semoga bermanfaat ya artikelnya :)



Selengkapnya
 

lafalofe Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates